Cara Menjadi Pendengar Yang Baik

Komunikasi adalah suatu hal yang tak terelakkan manusia dalam hidupnya. Sebagai makhluk sosial, manusia perlu berinteraksi antara satu dengan lainnya yaitu dengan berkomunikasi. Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan komunikasi sebagai pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih, sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami.

Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa sebanyak 75% waktu terpakai untuk berkomunikasi dan 25% sisanya digunakan untuk mendengarkan. Walaupun presentase mendengarkan terbilang lebih kecil daripada berkomunikasi, alangkah baiknya kamu tetap berupaya semaksimal mungkin agar bisa menjadi seorang pendengar yang baik.

Nih, kita kasih beberapa cara menjadi pendengar yang baik yang bisa kalian terapin dalam berkomunikasi :

  1. Dengarkan Dengan Tulus Menggunakan Hatimu

Saat seseorang datang ke kamu mungkin untuk bercerita, meminta solusi atau hanya sekedar didengar, otomatis kamu harus memposisikan dirimu sebagai pendengar. Nah, biar kamu bisa jadi pendengar yang baik, pertama-tama kamu harus mampu dengerin lawan bicaramu dengan baik dan tulus menggunakan hatimu, sehingga kamu bisa menangkap maksud yang ingin disampaikan dan tahu apa yang perlu kamu lakukan selanjutnya.

  1. Jangan Menyelanya

Untuk bisa menangkap dan memahami maksud dari lawan bicaramu, alangkah baiknya kamu fokus mendengarkan tanpa memotong ceritanya sebab saat seseorang sedang menyampaikan sesuatu dan terpotong, ia akan kesulitan mengembalikan fokus dan moodnya lagi untuk melanjutkan hal yang terpotong tadi. Di saat itulah nilaimu di mata lawan bicaramu menjadi turun dan kamu akan dinilai sebagai seseorang yang kurang asik untuk diajak bercerita/berdiskusi dengan kata lain kamu bukanlah pendengar yang baik.

  1. Berikan Respon Alami

Nah, tips selanjutnya untuk menjadi seorang pendengar yang baik kamu harus memberikan respon yang alami saat lawan bicaramu sedang bercerita atau menerangkan sesuatu. Sebuah respon alami yang kamu perlihatkan merupakan tanda bahwa kamu memberikan perhatianmu pada lawan bicaramu yang sedang berbicara. Respon alami bisa seperti mengulang kembali apa yang baru saja lawan bicaramu katakan, mengajukan pertanyaan untuk memperjelas pemahamanmu atas hal yang sedang disampaikan oleh lawan bicaramu, memberi pernyataan atau tanggapan yang mudah dimengerti oleh lawan bicaramu maupun respon-respon lainnya. Karena pada saat lawan bicaramu merasa dihargai dan didengarkan, ia akan lebih nyaman berbicara atau bercerita padamu.

  1. Gunakan Bahasa Tubuh Yang Tepat

Last but not  least, sebagai pendengar yang baik kamu juga harus menggunakan bahasa tubuh yang tepat dan baik pula dalam merespon lawan bicaramu. Tunjukkanlah pada lawan bicaramu bahwa kamu mendengarkannya dan tertarik dengan apa yang sedang disampaikan. Setidaknya jaga selalu kontak mata dengan lawan bicaramu, postur tubuhmu saat mendengarkannya maupun gerakan tangan yang kamu pakai dalam mengekspresikan pemahamanmu atas apa yang ia sampaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.